Gunung Marapi kembali mengalami erupsi dengan semburan abu vulkanik setinggi 500 meter.
Peristiwa ini terjadi pada pagi hari dan kolom abu terpantau mengarah ke tenggara dengan intensitas sedang.
Erupsi Terekam Seismograf
Menurut petugas PGA, Teguh Firmansyah, erupsi terjadi sekitar pukul 08.02 WIB.
Aktivitas ini terekam di alat seismograf dengan amplitudo maksimum 21,4 milimeter.
Durasi erupsi tercatat berlangsung selama 29 detik.
Status Gunung Masih Waspada
Gunung dengan ketinggian 2.891 MDPL ini masih berada pada Level II atau Waspada.
Status tersebut menunjukkan aktivitas vulkanik masih berlangsung.
Masyarakat diminta tetap berhati-hati dan mengikuti arahan resmi.
Imbauan untuk Warga Sekitar
PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting.
Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah.
Selain itu, potensi lahar dingin juga perlu diwaspadai, terutama saat hujan turun.
Gunakan Masker Saat Hujan Abu
Jika terjadi hujan abu, warga diminta menggunakan masker.
Langkah ini penting untuk menghindari gangguan pernapasan.
Perlindungan diri menjadi prioritas dalam kondisi seperti ini.
Jaga Informasi Tetap Kondusif
PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum jelas.
Situasi harus tetap dijaga agar tidak menimbulkan kepanikan.
Informasi resmi dari pihak berwenang menjadi acuan utama.
Waspada Aktivitas Vulkanik
Erupsi ini menjadi pengingat bahwa aktivitas gunung api masih dinamis.
Masyarakat di sekitar kawasan diharapkan terus siaga.
Kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalkan risiko bencana.
Baca Juga : Harga Emas UBS dan Galeri 24 Hari Ini Naik
Cek Juga Artikel Dari Platform : beritakejagung

