Video Dashcam Bajing Loncat Viral di Media Sosial
Sebuah video yang menampilkan aksi sekelompok bajing loncat mencuri potongan besi dari muatan truk menjadi viral di media sosial. Rekaman tersebut berasal dari kamera dashcam kendaraan lain yang melintas di lokasi kejadian dan memperlihatkan bagaimana para pelaku dengan cepat mengambil besi dari atas truk yang sedang berjalan.
Video itu kemudian beredar luas dengan keterangan bahwa peristiwa pencurian terjadi di jalur Harapan Indah menuju Kelapa Gading. Narasi tersebut memicu perhatian publik, terutama warga Jakarta Utara, karena kawasan Kelapa Gading dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi dan lalu lintas padat.
Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh kepolisian, informasi mengenai lokasi kejadian tersebut dipastikan tidak sepenuhnya benar.
Polisi Tegaskan TKP Bukan di Kelapa Gading
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra, menjelaskan bahwa setelah dilakukan penyelidikan awal, tempat kejadian perkara (TKP) pencurian yang viral tersebut ternyata berada di wilayah Jakarta Timur.
“Setelah dilakukan cek TKP, pencurian viral itu terjadi di depan Biz Park Jalan Pantura, Kelurahan Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur,” ujar Kompol Seto saat dikonfirmasi pada Kamis, 18 Desember 2025.
Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang terlanjur berkembang di media sosial. Menurutnya, meski video tersebut menyebut rute Harapan Indah–Kelapa Gading, secara administratif dan wilayah hukum, lokasi kejadian masuk dalam wilayah Polsek Cakung.
Kronologi Singkat Aksi Pencurian
Berdasarkan keterangan yang tercantum dalam unggahan video, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Rabu, 16 Desember 2025. Dalam rekaman, terlihat beberapa orang bergelantungan di bagian belakang dan samping truk, lalu dengan cepat mengambil potongan besi dari muatan kendaraan tersebut.
Aksi itu dilakukan dalam hitungan detik, memperlihatkan keterampilan dan keberanian para pelaku yang kerap disebut sebagai bajing loncat. Istilah ini merujuk pada pelaku pencurian yang menyasar muatan truk, biasanya di jalanan ramai atau jalur lintas antarkota.
Kejadian semacam ini bukan kali pertama terjadi di wilayah Jabodetabek, terutama di jalur padat kendaraan berat.
Langkah Kepolisian Menyikapi Video Viral
Meskipun lokasi kejadian bukan berada di wilayah hukumnya, Polsek Kelapa Gading tetap mengambil langkah cepat untuk menanggapi viralnya video tersebut. Pihak kepolisian melakukan pengecekan lokasi dan berkoordinasi dengan wilayah hukum terkait.
“Kami sudah melakukan langkah-langkah menanggapi berita viral tersebut. Piket Reskrim juga sudah melakukan cek TKP dan meminta keterangan saksi-saksi,” jelas Kompol Seto.
Setelah dilakukan pengecekan lapangan dan pengumpulan informasi awal, kepolisian memastikan bahwa penanganan lebih lanjut akan dilakukan oleh aparat yang berwenang di wilayah Cakung, Jakarta Timur.
Fenomena Bajing Loncat di Jalur Pantura
Aksi bajing loncat bukanlah fenomena baru, khususnya di jalur Pantura dan kawasan industri yang dilintasi banyak truk bermuatan logam, besi, atau material bernilai tinggi. Pelaku biasanya memanfaatkan kemacetan atau perlambatan kendaraan untuk melancarkan aksinya.
Dalam banyak kasus, pencurian dilakukan secara berkelompok dengan pembagian peran yang rapi. Ada yang bertugas mengamati situasi, ada pula yang langsung mengeksekusi pencurian dengan memanjat atau meloncat ke bak truk.
Risiko dari aksi ini tidak hanya merugikan pemilik barang, tetapi juga membahayakan keselamatan pelaku sendiri serta pengguna jalan lainnya.
Dampak Viral dan Kesalahpahaman Lokasi
Viralnya video dengan keterangan lokasi yang kurang akurat sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Kelapa Gading. Beberapa warganet bahkan mengaitkan kejadian tersebut dengan meningkatnya kriminalitas di wilayah tersebut.
Kepolisian menilai klarifikasi lokasi kejadian menjadi penting agar tidak terjadi kesalahpahaman publik. Informasi yang tidak tepat dikhawatirkan dapat menimbulkan stigma negatif terhadap suatu wilayah.
“Kami perlu meluruskan agar masyarakat tidak salah paham. Lokasi kejadian bukan di Kelapa Gading,” tegas Kompol Seto.
Imbauan Kepada Sopir Truk dan Masyarakat
Menanggapi kejadian ini, kepolisian mengimbau para pengemudi truk untuk lebih waspada, terutama saat melintasi jalur rawan pencurian. Penggunaan terpal, pengamanan muatan yang lebih baik, serta pemilihan rute yang aman dinilai dapat meminimalisasi risiko.
Masyarakat juga diharapkan tidak langsung menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Dalam era media sosial, kecepatan informasi sering kali tidak diiringi dengan ketepatan data.
Kepolisian meminta masyarakat segera melapor jika melihat atau mengalami tindak kriminal serupa agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat oleh aparat berwenang.
Penanganan Selanjutnya Diserahkan ke Wilayah Hukum Terkait
Dengan kepastian bahwa lokasi kejadian berada di wilayah Cakung, penanganan lanjutan kasus ini akan dikoordinasikan dengan Polsek setempat. Proses pengumpulan bukti, identifikasi pelaku, dan pendalaman kronologi akan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kejahatan jalanan masih menjadi tantangan di kawasan urban dan jalur logistik. Kolaborasi antara aparat, pengemudi, dan masyarakat dinilai penting untuk menekan angka kejahatan serupa.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan menindak tegas aksi pencurian muatan truk yang meresahkan dan membahayakan keselamatan di jalan raya.
Baca Juga : Kasus Video Viral Karangan Dibuka Kembali Polda Jatim
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : radarjawa

