Skip to content
Museros
Menu
  • Sample Page
Menu

Sukarjo Syok! Burung Kenari Kesayangan Rp600 Ribu di Banyumas ‘Berubah’ Jadi Ular Cincin Emas

Posted on October 10, 2025October 10, 2025 by Antimo

museros.site — Pagi yang biasanya tenang bagi Sukarjo (60) mendadak berubah jadi mencekam.
Warga Kelurahan Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas itu dibuat kaget setengah mati setelah melihat burung kenari kesayangannya lenyap — dan di dalam kandangnya malah ada ular cincin emas sepanjang hampir satu meter!

Kejadian aneh itu berlangsung pada Kamis pagi (2/10/2025), tak lama setelah Sukarjo selesai salat Subuh. Seperti biasa, ia hendak memberi makan burung-burung peliharaannya. Namun kali ini, pemandangan di salah satu kandang membuatnya nyaris menjatuhkan wadah pakan.

“Setelah salat saya mau kasih makan burung-burung peliharaan saya. Tapi saya kaget, salah satu kandang yang isinya burung kenari malah berubah jadi ular,” ujar Sukarjo saat dihubungi detikJateng.


Burung Kesayangan Seharga Rp600 Ribu Jadi Korban

Sukarjo bercerita, burung kenari itu bukan sembarang burung. Ia sudah lama memeliharanya dan menganggapnya teman di masa pensiun.
Kenari tersebut dikenal “gacor” — rajin berkicau — dan menjadi hiburan setiap pagi di rumahnya.

“Harganya sekitar Rp600 ribuan, ini burung kesayangan saya. Buat hiburan di rumah, biar ada suara merdu tiap hari,” tuturnya lirih.

Namun sayang, kenari itu tak lagi bersuara. Saat ia periksa, ternyata ular cincin emas sudah menelan tubuh kecil burung tersebut.


Diduga Masuk dari Kebun Sebelah Rumah

Sukarjo menduga ular itu masuk dari kebun kosong di sebelah timur rumahnya.
Di sana terdapat banyak pohon seperti pete, rambutan, dan alpukat yang kemungkinan menjadi habitat alami ular cincin emas.

“Mungkin ularnya masuk lewat kebun, nyelinap ke garasi motor semi outdoor di sebelah timur rumah. Setelah makan burung, dia malah nggak bisa keluar dari kandang,” jelasnya.

Karena khawatir, Sukarjo memindahkan kandang berisi ular itu ke depan rumah agar lebih aman.


Damkar Turun Tangan, Evakuasi Ular Sepanjang 90 Sentimeter

Sekitar pukul 06.00 WIB, Sukarjo menghubungi petugas pemadam kebakaran Pos Damkar Kemranjen.
Awalnya, ia sempat ingin menyiram ular itu dengan air panas. Namun, niat itu dicegah oleh anaknya yang juga pencinta reptil.

“Tadi pengin tak siram air panas, tapi anak saya bilang jangan. Katanya itu ular cincin emas, berbisa tingkat menengah. Anak saya tahu jenisnya, tapi lagi kerja di luar kota,” ungkapnya.

Tak lama kemudian, tim damkar tiba di lokasi sekitar pukul 06.30 WIB. Mereka langsung mengevakuasi ular tersebut dengan alat khusus.

“Setelah diukur, panjangnya sekitar 90 cm. Terus langsung dibawa tim damkar,” kata Sukarjo.


Ular Cincin Emas: Cantik Tapi Berbisa

Menurut data Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), ular cincin emas (Boiga dendrophila) dikenal memiliki warna hitam legam dengan cincin kuning keemasan di tubuhnya.
Ular ini tergolong berbisa sedang — gigitannya bisa menyebabkan rasa nyeri, bengkak, dan reaksi sistemik ringan hingga sedang pada manusia.

Meski bukan ular mematikan seperti kobra, ular cincin emas tetap berbahaya jika terpojok atau merasa terancam.
Habitat alaminya ada di area lembap seperti kebun, rawa, atau pepohonan rindang, dan kadang masuk ke pemukiman untuk mencari mangsa kecil seperti burung, tikus, atau katak.


Heboh di Kampung: “Burung Jadi Ular!”

Kejadian aneh itu sontak membuat warga sekitar berdatangan.
Beberapa warga tak percaya ketika mendengar kabar bahwa burung kenari milik Sukarjo ‘berubah’ jadi ular.

“Awalnya dikira bercanda, tapi pas lihat sendiri memang ada ular di kandang burung. Warga langsung rame, pada foto-foto,” kata salah satu tetangga.

Meskipun suasana sempat heboh, evakuasi berjalan lancar. Petugas damkar memastikan ular dalam kondisi hidup dan akan dilepas ke habitat yang aman.


Penutup

Sukarjo mengaku masih merasa kehilangan karena burung kenari Rp600 ribunya kini tinggal kenangan.
Namun ia juga bersyukur karena ular tersebut berhasil diamankan tanpa menimbulkan bahaya.

“Ya namanya juga musibah. Untung ularnya nggak nyerang saya. Sekarang kandang mau saya bersihkan dulu,” ujarnya.

Kisah Sukarjo ini pun menjadi pembicaraan hangat di kampungnya — sekaligus pengingat bagi warga agar lebih waspada terhadap hewan liar yang bisa muncul tanpa diduga, bahkan di dalam kandang burung sekalipun.

Cek juga artikel paling seru dari platform musicpromote.online

Recent Posts

  • Wali Kota Depok Perkuat Transformasi Posyandu 6 SPM
  • Ombudsman Sulsel Pantau Pelayanan Haji Makassar
  • Wali Kota Cilegon Lepas Sambut Kajari dengan Haru
  • Gerakan Pilah Sampah Jadi Langkah Baru Jakarta
  • Operasi SAR Berakhir dengan Kepastian Pahit


PARTNER

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Penerapan Stokastik dalam Analisis Mahjong Ways untuk Mendukung Pergerakan Sistem Digital Korelasi Variabel Black Scatter Terhadap Tingkat Akurasi Probabilitas Saat Bermain Cepat Pengelolaan Algoritma Data Real-Time dalam Optimalisasi Kombinasi Roulette Spesial Pendekatan Infrastruktur Digital: Transformasi Sistem Mahjong Wins Terbaru yang Lebih Efisien Pengujian Tingkat Kemenangan Pragmatic Play vs PG SOFT, Simak Penjelasannya! Studi Perilaku Pengguna Terhadap Dinamika Probabilitas di Forum Mahjong Wilds 2026 Analisis (Cost-Benefit): Ekosistem Digital Berbasis Algoritma Berkelanjutan Evolusi Strategi Pengambilan Keputusan dengan Algoritma Cerdas Kajian Kuantitatif: Pergeseran Permainan pada Popularitas Pengguna Mahjong Wins 3 Terbaru Pendekatan Optimalisasi Dinamika Game Digital yang Semakin Diperhatikan Mekanisme Algoritma Mahjong Ways 2 yang Bikin Pemain Panen Hasil Maksimal Pembaruan Sistem Digital Mahjong Wins 3 Ciptakan Peluang Kemenangan Lebih Stabil Analisis Pola Wild Bounty: Pendekatan Sistematis untuk Temukan Momentum Paling Tepat Inovasi Algoritma Distribusi PG SOFT Terhadap Keuntungan yang Lebih Konsisten Mengukur Tingkat Keberhasilan Bermain Blackjack Pada Algoritma Peluang Objektif Implementasi Aktivitas Digital untuk Mengurai Pola Algoritma yang Lebih Optimal Analisis Data Wild Bandito pada Frekuensi Distribusi Sistem Scatter Hitam yang Bergerak Objektif Memahami Algoritma dalam Menjaga Kestabilan Permainan Blackjack Teori Distribusi Probabilitas dalam Mengukur Volatilitas Mahjong Wins untuk Menjaga Performa Pemetaan Statistik Frekuensi Wild Bounty Dalam Menentukan Keberuntungan Bernilai Tinggi Strategi Optimalisasi Kasino Digital untuk Raih Keuntungan Optimal Mengkaji Stabilitas Algoritma Dalam Menjaga Keseimbangan Ekosistem Digital Analisis Mekanisme Probabilitas Kasino Roulette Untuk Memahami Dinamika Perkembangan Optimalisasi Interval Waktu Dan Pengaruhnya Terhadap Performa Sistem Wild Bounty PG SOFT Hadirkan Pembaruan Sistem Digital Untuk Meningkatkan Pengalaman Pengguna Evaluasi Kinerja Algoritma Cerdas Pada Platform Kasino Digital Modern Memahami Logika Algoritma Di Balik Mekanisme Black Scatter Mahjong Ways Secara Rasional Optimalisasi Performa Platform Digital Wild Bounty Melalui Pendekatan Pengguna Studi Komprehensif Mengenai Efisiensi Sistem Mahjong yang Lebih Terukur Transformasi PG SOFT: Pengelolaan Data Probabilistik Membuka Sudut Pandang Baru https://www.jmsit.ac.in/fee-structure/ https://www.jmsit.ac.in/placement/ https://www.jms.ac.in/admission-procedure/ https://www.jms.ac.in/contact-details/ https://www.bhagwati.ac.in/campus-information/ https://www.bhagwati.ac.in/activities/ https://www.bhagwati.ac.in/events/ https://cpsc.edu.co/contacto/ https://www.cepep.org.py/clinicas/luque/ https://www.smkn1murungpudak.sch.id/ https://www.jackabsalom.com.au/ https://mercedariasmisionerasperu.org/ https://lppm.handayani.ac.id/ https://inovasi.handayani.ac.id/ https://jurnal.handayani.ac.id/ https://jurnal.lppm-stmikhandayani.ac.id/ https://pelaporandesa.lppm-stmikhandayani.ac.id/ https://pps.handayani.ac.id/

©2026 Museros | Design: Newspaperly WordPress Theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by